Pelabuhan Terakhir.

"Tidak ada yang melengkapi pagi selain bebasnya kedua mata memandang lepas Laut Jawa setelah bersembunyi di balik selimut malam dan mengulur hati melewati jalur panjang pantai utara bersama rindu, rinduku kepadamu. 

Kau tidak lagi berlabuh di pelabuhan ini, aku tahu. Tidak pula kau dengar lagi angin yang memanggilmu untuk mengarahkan layarmu agar bisa pulang kepadaku. Kini, setiap ruas yang menyembunyikan pesan akan memutar arah langkahku menuju selatan. Karena tidak akan lagi ada engkau, kelak ketika matahari yang kutatap kali ini membenamkan diri. 

Selamat jalan, sayang. Kutitipkan kau pada luasnya laut, pada dalamnya hati yang melawan gelombang pasang tanpa rindu yang surut."

Ujung Grubugan, 5.30 pagi.
-6.723314, 108.577130